Sekuat mana kita, kalau salah tetap ke bawah juga. ini yang berlaku buat semua orang terkedu.

Baru baru ini dalam satu siri rancangan mencari peserta hebat dalam “Got Talent” di siaran TV realiti Sudarshana Deshahhriya 32 menunjukkan kehebatannya dgn aksi karate.(aka Karate Kid).Beliau memecahkan bata menggunakan tangannya dan pada mulanya semua nampak hebat namun selepas itu ada sesuatu telah berlaku,jom kita saksikan.

Jika teknik karate digunakan dengan paksaan/tidak natural atau dengan jalan kekuatan, tubuh akan menjadi rosak dan jika teknik Kata menjadi rosak ketika diaplikasikan, maka latihan Kumite tidak akan mencapai tujuannya. Dengan kata lain, pengenbangan latihan Kumite berhubungan secara langsung dengan pengembangan dalam Kata. Keduanya berjalan bersama-sama seperti tangan yang memakai sarung tangan.

Etika dan sikap hormat kepada pasangan latihan kumite harus diperlihatkan selama melakukan praktek kumite. Ketka latihan Kihon ( dasar ) di Dojo, karateka harus melangkah kedepan dengan kecepatan dan tenaga, teriakan “Kiai” memperlihatkan semangat yang baik. Ketikan berlatih Kumite di Dojo, karateka melakukan gerakan melangkah kebelakang untuk memperlihatkan sikap hormat dan terimakasih kepada pasangan yang telah membantunya dalam latihan mereka. Latihan kumite dimulai dan diakhiri oleh masing-masing pasangan dengan sikap Musubi-Dachi ( sikap berdiri, tumit menyentuh lantai dan ujung kaki membentuk sudut 45°, tangan terbuka dan menyentuh bagian luar paha ) berhadap-hadapan dan saling memberi hormat

aksi ala karate kid….

Bata dapat dipecahkannya…

salah seorang juri…

Related posts

Leave a Comment

33 − = 31